Sunday, April 30

Malam Mingguan di Shenzhen!

Buat saya yang gak begitu punya banyak pengalaman percintaan yang bisa dibanggakan, mungkin tulisan ini adalah bukti kalau kisah percintaan saya gak begitu menyedihkan. Setidaknya ada yang bisa dipamerkan di jagad dunia maya khususnya di blog yang gak begitu banyak pembacanya ini *nyesek

Sebelumnya saya biasa menghabiskan malam minggu di kostan atau ya ngumpul sama temen-temen yang juga jombs sih senasib sepenanggungan. Kadang tetangga yang udah punya pacar suka nanya kalo malming, “Ki gak kemana-mana?” Harusnya sih dia hafal ya jawabannya apa karena selalu saya bilang “hehe enggak, belum tau mau kemana”.

Bermula dari euphoria Garuda Indonesia Online Travel Fair 2016 yang menawarkan banyak tiket murah pulang-pergi dengan kartu kredit BRI akhirnya datanglah ajakan untuk berpetualang ke Hong Kong. Sebetulnya gak ada agenda sama sekali untuk traveling ke luar negeri di tahun 2016, berhubung ajakan itu datang dari orang yang special pake sosis & telor 3/4 mateng (kok jadi laper ya) mikirnya pasti seru nih buat jalan-jalan bareng apalagi ke luar negeri hehe…

Setelah melalui berbagai usaha dan perjuangan dapatlah kami tiket Jakarta – Hong Kong seharga Rp 2.853.800 yeay! Sengaja kami memilih tanggal 28 Januari karena mengambil momen hari raya Imlek, biar gimana gitu rasanya tahun baruan di daerah yang Asia banget! *padahal ke Glodok juga berasa sih nuansa Cina-nya gak perlu nunggu Imlek haha…




Langkah selanjutnya adalah merumuskan teks proklamasi itinerary kegiatan. Mulai deh tuh cari informasi sebanyak mungkin hingga mampir ke Gramedia cuma buat curi informasi (foto beberapa lembar halaman pake HP) dan gak beli bukunya haha! Atau download PDF bukunya Mbak Claudia Kaunang, chatting sama temen sana-sini, pokoke segala cara deh, gak liat halal haram dilakuin untuk merumuskan itinerary yang sempurnahhh.

Saat merumuskan itinerary dan membaca banyak info, mulai terpikir untuk menjelajah Shenzhen – sebuah kota di wilayah daratan negara Cina yang letaknya berdekatan dengan Hong Kong. Kami punya waktu 6 hari di sana mulai 28 Januari hingga pulang kembali ke Jakarta di tanggal 2 Februari 2017. Rencananya memang kami ingin mengeksplorasi Hong Kong, Shenzhen dan Macau.

Shenzhen juga dikenal sebagai kota industri loh katanya (jiwa tenaga kerja Indonesia-nya mulai melihat peluang). Saat mencari info tentang Shenzhen kami banyak diliputi rasa ragu & lapar, ada yang bilang bisa pake Visa on Arrival (VoA) ada juga yang bilang untuk sementara waktu VoA-nya ditutup. Usut punya usut ternyata ada testimoni di internet yang bilang kalau VoA masih dibuka dan bermodalkan secuil informasi itulah kami memberanikan diri untuk melangkahkan kaki ke Shenzhen.

Thursday, March 9

Rammang-Rammang Maros: A Journey to Adventure!

Menempuh waktu sekitar satu jam perjalanan dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, membawa saya pada pengalaman yang menantang untuk menjelajahi hutan batu kapur (karst) Rammang-Rammang di desa Salenrang Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros - Sulawesi Selatan. 

Konon, hamparan gunung karst di Rammang-Rammang adalah yang terluas di dunia setelah Yunnan - China. Obyek wisata ini baru mulai dikenal masyarakat luas sekitar dua-tiga tahun belakangan karena promosi aktif para travellers nusantara yang menggunakan media sosial untuk mempublikasikannya. 

Monday, January 2

Rekomendasi Kamera Mirrorless Harga Rp 5-7 Jutaan!

Selamat datang 2017! Biasanya kita akan membuat berbagai resolusi di tahun baru sembari mengingat-ingat momen apa yang sudah dilewatkan di tahun sebelumnya. Resolusi diet? Ah sudahlah! 

Merasa bahwa kamera sudah jadi kebutuhan? Banyak momen yang rasanya ingin diabadikan dengan kamera? Ada yang berencana membeli kamera di tahun 2017? Kalau iya, saya semangat banget buat kasih masukan soal serba-serbi pilih kamera! Buat saya benda kecil yang namanya kamera itu spesial banget, karena bisa mengabadikan momen dalam hidup kita yang mungkin gak akan terulang lagi.

Olympus OM-D EM-5

Beberapa hari yang lalu, ada beberapa kawan yang nge-chat buat nanya pendapat saya soal rekomendasi kamera mirrorless. Wah langsung semangat dong buat ngeracunin temen-temen saya buat punya kamera hehe.

Saya coba jelaskan satu per satu ya soal kamera mirrorless dari pengalaman saya saja. Kalau mau dapat penjelasan lengkap, detail dan menyeluruh dari sudut pandang fotografer, teman-teman bisa cek beberapa tulisan fotografer soal kamera mirrorless di link berikut ini: